Broadcast lah pesan yang baik, atau diam !!

“Gunung Bromo SIAGA 1, Gunung Semeru SIAGA 3, Gunung Kelud telah meletus dahsyat. Perkiraan radius 30KM WIL BLITAR, MALANG, KEDIRI, JEMBER, PROBOLINGGO, SITUBONDO, PASURUAN mengantisipasi bencana erupsi TERBESAR SE-JATIM. Demi kemanusiaan, infokan pada teman2 terdekat di wilayah kota manapun berada. BY: PVMBG PROP.JATIM”

Pesan tersebut mampir di telepon genggam Nadia sehari setelah peristiwa letusan Gunung Kelud terjadi kurang lebih setahun silam. Sontak gadis 22 tahun ini panik. Dia menununjukkan pesan tersebut kepada teman seruangannya di kantor.

Continue reading

Oase di Bandara Soekarno Hatta

Menurut saya, ini Oase di Bandara..

setelah stress dengan kemacetan

cemas takut ketinggalan pesawat

belum lagi lelah dan penat karena lapar yang menyerang…

salur2

setiap ke Bandara, suami pasti ngajak mampir ke sini,

nyamaaann bangeet.. karpetnya tebel, tempatnya luas.. bersih,, wangii.. indah..

desain masjidnya itu lho…

kadang bikin ga nahan untuk minta  difoto..  (hehe alasan aja)

gamis salur biru

Tempat wanitanya pun nyaamaan banget.. bener2 privacy deh..

fasilitas nya yang oke.. dan ruangan yang terpisah sendiri ^^

Berada di Masjid ini serasa bukan di Jakarta deh..

lebih tepatnya, seperti Oase di tengah kebisingan kota ^^

salur3

Melon on Model ^_^

Dalam rangka ngajak jalan2 simbok dan pak’e yang sedang bertandang ke JKT ^_^


with family

sebenernya sih salah tujuan niy, toh berkebun dan berladang sudah pemadangan biasa untuk mereka

kata mereka : ” Lho, mandikan kerbau disini bayar ya? di desa justru dibayar! “

kembaredited

tapi buat saya yang terlahir di kota, ngeliat kebun di depan mata mendadak girang ga ketulungan ^_^

kebun melon

tapi intinya, bukan terletak pada apa siy tempat wisatanya…

yang terpenting bagaimana quality time bersama keluarga ^_^ iya kan ? 😉

alhamdulillah ya Allah.. ^-^

mekarsari1

date : 12 Maret 1013

wardrobe by : makkah collection

photografer : hubby n mas udin

location : mekar sari

Harga gamis 350rb
+ jilbab 395rb

Pilihan warna :

20130318-211821.jpg

Untuk Muslimah yang banyak aktivitas.. — tips berbusana dari Sahabat Makkah

Tips dari Alni Meska Fitri

Untuk dalaman gamis agar tidak membentuk badan saya biasanya mengunakan celana berbahan kain yang biasanya di pake oleh laki-laki, seperti merek R*I dan E*GER, jadi jika menaiki kendaraan bermotor tidak sulit….. warna yang saya miliki hitam dan putih jika gamis berwarna gelap maka saya mengunakan celana hitam jika berwarna terang maka saya mengunakan warna putih,,,, celana berbahan ini cukup tebal dan ringan dan jika digunakan dalam gamis maka tidak akan terlihat seperti berlapis….. selamat mencoba..  

celana untuk dalaman gamis

tips agar gamismu lebih syar’ito wondermuslimah

 

—————————–

Alhamdulillah, jazakillah Ukhti Alni atas tips nya yang realistis, mudah dikenakan, dan sesuai dengan fungsinya..

mengenakan celann berbahan keras seperti di foto tersebut memang benar bisa mensiasati agar gamis tidak membentuk lekukan kaki kita ketika tertiup angin, selain itu kita juga lebih bebas bergerak dan melangkah.. namun jenis dalaman ini tidak bisa dikenakan disetiap moment dan disetiap jenis bahan. Aada bahan-bahan yang tidak bisa menerima jenis inner ini, seperti bahan yang lembut sejenis sifon atau sutra, karena akan mengganggu jatuhnya bahan itu sendiri.

Tips dari ukhti Alni bisa menjadi pilihan untuk muslimah yang banyak aktivitas dan perlu mobilitas tinggi, tentunya pada kegiatan hari-hari di outdoor. namun kalo untuk ke pesta, acara formal, mungkin kita bisa menggunakan tips yang lain..

oya satu lagi, jangan sampai celananya lebih panjang dari gamisnya yaaa…apalagi kalau warna gamis dan celananya bertabrakan. wah-wah.. ^^

meskipun mengutamakan aturan syar’i, namun keindahan juga harus diperhatikan dalam berbusana ^_^

semoga bermanfaat untuk semua yaaaa 🙂

 

*untuk ukhti Alni, silahkan memilih jilbab produk makkah sebagai souvenir berbagi tips ini

jangan lupa cantumkan juga alamat lengkapnya ^_^

 

Untuk Bumil dan Busui Agar Tampil Syar’i — Tips dari Sahabat Makkah

 

Bismillahirrahmaanirrahiim

Saya gak begitu paham dengan desain baju atau teori tentang fashion.  Tulisan ini adalah secuil pengalaman saya. Kalau ingat beberapa tahun lalu tepatnya di 2009, tentu terasa lucu dan bikin senyum-senyum sendiri. Tau kenapa…? karena saat itu saya keranjingan banget ama film drama Korea. Drama Korea yang saat itu yang sangat saya sukai adalah Full House, Princes Hours, Sassy Girl dan film kolosal Korea yang diangkat dari kisah nyata sejarah Korea, seperti Jewel In The Palace dan The Great Queen Soen Deok. Sampai-sampai di laptop saya banyak koleksi lagu-lagu korea seperti original soundtrack (ost) drama korea di atas tersebut dan juga lagu boyband macam Super Junior, hehehe…:P. Udah ah, cerita tentang Korea addict-nya. Malu juga… :”)  udah tuek (tua, red)

Karena jatuh cintanya saya pada yang berbau Korea, sampai-sampai saya searching toko online yang jual pakaian tradisional Korea. Pakaian tradisional Korea disebut hanbok. Secara  bahasa “han” berarti Korea, dan “bok” berarti baju. Jadi secara harfiah orang Korea pun menyebut pakaian mereka dengan sebutan “pakaian korea”. Karakteristik yang menjadi keunggulan hanbok adalah potongan siluetnya yang simpel dan warna-warnanya yang atraktif dan indah, dan memiliki satu saku.

Banyak toko online yang jual hanbok, harganya berkisar dari tiga ratus ribu rupiah sampai satu jutaan. Ada hanbok original yang langsung diimport dari Korea, ada juga handmade produk dalam negeri yang bisa dibuatkan sesuai pesanan. Bahkan sampai pengen miripnya, searching sepatu khas korea juga yang satu pasang dengan bajunya, namun ternyata mahal banget.

Akhirnya saya menemukan toko online yang menjual hanbok original. Harga hanbok memang mahal dari sananya (Korea, red), makanya harga hanbok original yang new atau pun yang second harganya W.O.W…:o. Karena saya ingin punya hanbok ori, dan budget minimalis, akhirnya saya beli satu hanbok second dengan harga tiga ratus delapan puluh lima ribu rupiah plus sembilan ribu ongkos kirim dari Bandung. Itu pun pre order (PO) karena nunggu kiriman dari pasar loak Korea, hehe…:D.

Satu set hanbok yang saya beli terdiri dari Jeogori, Chima, dan Inner yang semuanya second, J. Jeogori, yaitu bagian atas hanbok (baju/jaket), untuk wanita agak pendek dan ditandai garis lengkung dan dekorasi yang lembut. Chima adalah rok panjang sampai kaki yang dipakai di atas dada.

Sebelum menggunakan hanbok kita mesti menggunakan pakaian dalam hanbok agar terlihat lebih mengembang. Yang pada jaman dulu, fungsi pakaian dalam ini sebagai furing karena bahan hanbok aslinya transparan. Ini dia foto saya beberapa tahun lalu yang agak narsis menggunakan hanbok.

Tapi jujur, saya gak pede menggunakan hanbok untuk dipakai keluar rumah, apalagi dengan model kerudung seperti ini. Saya lebih nyaman dengan khimar panjang yang terulur sampai ke dada dan melambai-lambai, *halah…:D. Akhirnya hanbok ini hanya dipakai sekali saat pengambilan foto ini saja..:p

gamishanbok'

Sayang banget ya…mubadzir :D, tapi alhamdulillah…hanbok ini bisa jadi inspirasi bagi saya untuk membuat desain gamis..:)

Semenjak hamil saya suka banget ama baju-baju model gamis dan juga baby doll, hingga akhirnya terinspirasi membuat gamis hanbok, yang bagian perutnya lebar sehingga model baju seperti ini bisa digunakan oleh ibu hamil atau pun yang tidak hamil akan tetap cantik ;), apalagi baju ini bukaan depan dengan kancing jepret jadi bisa dipakai untuk busui juga ^^.

gamiskorea

Untuk pakai gamis hanbok, saya tetap pakai pakaian dalam (inner) hanbok agar tidak membentuk paha saat terkena angin. selain itu juga saya memakai celana kulot bahan hyget, agar memudahkan saya untuk bonceng suami naik motor, karena suami saya sering gak imbang jika saya bonceng dengan posisi miring.

Mungkin itu pengalaman yang bisa saya bagi semoga bermanfaat bagi mbak Azti dan Customer Makkah Collection..:)

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

————————————————–

Alhamdulillah, terimakasih Ukhti Mariyatul Qibtiyah atas pengalamannya hingga menghasilkan kreasi yang unik..

banyak cara memang untuk mensiasati agar busana kita bisa tampil syar’i, jadi untuk sahabat makkah jangan kehabisan ide ya..

kalau di daerahmu sulit menemukan busana-busana, atau fashion yang kurang mendukung , bisa kita siasati dengan banyak hal agar aurat kita tetap tertutup sempurna 🙂 saya bahkan pernah memiliki seorang teman yang dinas di pedalaman, karena sulit mencari bahan ia akhirnya membuat rok dari sarung-sarung.. akhirnya ketika tiba di JKT, sarung tersebut malah menjadi tren. hingga ia dijuluki wanita bersarung kotak! hehe.. ^^

Untuk bu Mariyatul Qibtiyah, silahkan pilih jilbab produk makkah untuk souvenir, dan kirimkan alamat lengkap 😉

Tampil Syar’i dengan Inner Chima — tips dari sahabat makkah

Beberapa tips agar lebih syar’i saat mengenakan gamis, di antaranya:

 1. Mengenakan khimar yang lebar dan panjang hingga menutupi pantat  dan pinggul. 

2. Menghindari gamis dengan bahan yang “jatuh” atau “menempel” tubuh, kecuali jika di dalamnya dilapis dengan rok atau inner gamis.

 3. Mengenakan rompi/vest atau tunik (baik berlengan ¾, 7/8, atau full), untuk menyamarkan siluet pinggul, pantat, pinggang, dan paha. 

4. Memilih gamis dengan model semi rompi atau semi tunik (rompi atau tunik langsung terjahit di gamisnya)

 5. Mengenakan inner gamis berupa chima hanbok*)

HANBOK TO syar'i style

Kali ini saya akan membahas sedikit poin nomor 5. Chima adalah inner hanbok (pakaian khas Korea) dari bahan semacam tille yang kaku, yang berfungsi supaya hanbok terlihat lebih mengembang.

Mungkin bisa kita pilih chima yang lapisannya tidak terlalu banyak, karena memang kita tidak hendak mengharapkan gamis kita mengembang seperti layaknya “tudung saji” ^_^

Cukup tujuan kita supaya siluet tubuh kita tidak menempel atau pun membentuk saat kita duduk, berdiri, berjalan, naik, tangga, berkendara, atau aktivitas lainnya 🙂 Sehingga tujuan berbusana syar’i pun bisa diraih. Aamiin.

(Qisya Muslim)

—————————————-

Jazakillah Ukhti Qisya Muslim, atas tipsnya yang menarik..

sebagai produsen gamis hal ini tentu sangat bermanfaat untuk saya pribadi ^^

pas googling  lihat busana orang korea, lucu juga yaa.. pada syar’i-syar’i banget, tinggal djilbabin aja kepalanya 😀

Nah, kita jangan mau kalah dong.. tips dari Qisya Muslim insya allah bisa membantu

adapun tile chima bisa didapatkan di toko-toko perlengkapan jahit menjahit..

jangan lupa sesuaikan juga bahan apa yang sepadan dengan tile chima

bahan-bahan lembut seperti sifon, double hicon, sutra, atau jersey mungkin bisa mengenakan inner tile chima

untuk lebarnya juga harus disesuaikan dengan tinggi dan postur tubuh kita yaa…

kalau yang badannya bigsize.. mungkin jangan terlalu lebar ya.. agar ga terlihat kaku dan ‘begah” 🙂

oya, yang terpenting dan ga boleh terlupakan’, perhatikan juga tebal tipisnya bahan..

jangan sampai nanti sudah cantik tak membentuk tubuh, ternyata malah menerawang.. nah lho.. ^^

Jazakillah kepada Qisya Muslim atas tips dan pic nya yang insya Allah bermanfaat

silahkan memilih koleksi jilbab dari makkah untuk souvenir dan jangan lupa alamat lengkapnya ^^

Tips Berbusana : ” Agar Gamismu, Lebih Syar’i ! ” ^_^

Akhirnya saya tertarik untuk menuliskan ini ketika seorang customer berkata : kata seorang tukang jahit yang menjual gamis syar’i, bahan jersey masih dikaji standart ke’syar’i-annya, karena bahannya yang menempel di badan. *wow! Mendengar hal tersebut saya sebagai penjual gami syar’I berbahan jersey jadi dag-dig-dug,  seperti mendengar sebuah penelitian saya yang diragukan ke-absah-annya ! hahay..

Jadi begini para muslimat yang insya Allah selalu istiqamah dalam berbusana taqwa… 😉

Lepas dari bahan jersey atau bukan, saya ingin sekedar share tentang tips berbusana (khususnya bergamis), agar nyaman, aman dan sesuai syari’at tentunya 🙂 *tidak tipis, tidak transparent, tidak membentuk lekukan tubuh, tidak dan tidak lainnya yang menyimpang dari makna menutup aurat secara lahiriyah. Sebelumnya, izinkan saya bercerita yaaa……

Ingat sekali ketika dulu waktu masih di pesantren, ketika akhirnya pesantren memutuskan ada seragam gamis setiap hari – hari tertentu, beberapa teman protes.  “ kenapa harus gamis? Pakai gamis malah membentuk tubuh !” aku yang waktu itu masih santri baru malah melongok, dalam hati berfikir : kenapa harus gamiis… kenapa ga pake jeans ajaa…. >.<

Akhirnya seragam gamis itu pun melekat di tubuh kami, satu hal yang slalu saya heran, adalah kelakuan teman-teman yang agak aneh : sudah pakai gamis, pakai rok lagi ! duh… boros bin mubadzir cucian bangeet siih !! diantara teman sekelas hanya aku yang ga pake dalaman apa-apa kalau bergamis. Duh asyiik.. rasanya ‘semeriwing’.. hihi.. adem2 gitu.. tapi baru sehari bergamis, sudah langsung dipanggil ustadzah dengan sederet hukuman, katanya karena tidak menutup aurat dengan sempurna. Nah lho, ini ada seragam gamis, udah dipake, masih dibilang ga menutup aurat..?? *masihluguceritanya

Tapi lama-lama , malu juga ngeliat bentuk paha dan betis yang kecil itu melekat di gamis kalau angin lagi berhembus. Kata teman-teman,,, : makanya pakai rok lagi !! sejak saat itu, saya selalu mengenakan rok ketika bergamis. Bahkan saya membuat sebuah rok khusus untuk bergamis, dengan kriteria : tebal tapi ga berat, ga terlalu panjang, ukuran pinggang-pinggul harus pas dan nyaman.

 

bergamis tetep bisa manjat ^^

bergamis tetep bisa manjat ^^

teman sekelas di pesantren

teman sekelas di pesantren

Ternyata, dalam dunia fashion, aturan itu juga berlaku. Untuk beberapa tamu, ibu saya yang seorang tukang jahit selalu memberi saran kepada pelanggannya :

“ibu pakai rok dalaman lagi bu.. biar jatuh dibadan bagus.. seperti saya niy bu..“

“ kenapa harus pakai rok lagi bu nur? Kan sudah ada gamis..?”

“ karena pinggul saya kecil bu, sedangkan pinggang dan dada saya besar, jadi ga imbang.. kelihatan aneh kalo bergamis, jadi biar imbang.. saya selalu pakai rok, biar bawahnya juga lebar..” begitu kata ibu saya.

Saya ingat persis, dan saya catat baik-baik.

————————————————————————————————————————

Dari sana saya menyimpulkan, 

  • Inner / dalaman itu tentu perlu dan penting dalam berpakain gamis yang syar’I, agar tidak membentuk aurat. Ada beberapa jenis inner :

 

  1. Rok saja : pilihlah bahan yang nyaman, tidak menempel dengan bahan, bahan tebal dan sedikit kaku agar dapat menahan bahan gamis untuk tidak menempel di paha. Untuk inner rok, cocok dikenakan pada gamis bahan katun, bahan sifon, sutra,dan model gamis yang lurus ( bukan line A)
  2. Gamis Manset kaos : pilihan bahan yang nyaman dan jangan terlalu ketat. Inner kaos seperti ini cocok untuk inner gamis berbahan jersey, sifon, brukat, dan type gamis model line A (payung).
  3. Celana manset  ( yang ini tidak saya rekomendasikan untuk bergamis, kecuali untuk yang memakai rok bahan kaku seperti bahan jeans ).
  4. Kulot : sejujurya saya belum pernah memakai inner kulot, karena memang tidak suka dengan kulot ^^

flowersifon-purple1 sifon transparant dengan gamis inner

  1. Selain berfungsi menutup aurat, inner juga berfungsi untuk fashion :
    1. yang kurus bisa terlihat gemuk, seperti saya ini ^^
    2. kalo bahan gamisnya sensitive dengan keringat (seperti sutra misalnya) , inner bisa menjaga keawetan gamis kita ^^
    3. yang gamisnya transparent, bisa menjadi variasi warna gamis itu sendiri ,
    4. Yang punya bentuk body buah pear (besar diatas), inner rok bisa menjadi penyeimbang
    5. Bisa menjadi variasi.  Sampai sekarang saya punya rok inner model ‘klok’ di bawah, untuk dipadukan dengan model gamis yang lurus-lurus saja.. hasilnya bisa jadi lebih cantik.. ^^ 

photo (29)

***

Oya teman-teman, yang punya pengalaman : Mensiasati agar busanamu lebih syar’i…… dishare yuk! Tiga cerita terbaik akan mendapatkan souvenir cantik dari makkah ; berupa gamis inner dan jilbab classic makkah (size warna boleh pilih 😉
  1. Berikan tips versi kamu, yang sesuai dengan pengalamanmu. Tidak harus bergamis ya.. misalnya ketika harus pakai celana, kebaya, dsb J intinya :  mensiasati agar busana kita lebih syar’I !
  2. Ada tampilan foto, gambar, dapat point lebih.
  3. Jangan banyak2 ya.. 2 halaman aja 😉
  4. Krim ke gamismakkah@gmail.com deadline tgl 1 maret pukul 00.00